Penulis:
Yuleta Penu
Mercy Julai Betty
Melita Ndoy
Laura Ringa Neto
Maria Erlina Ndare
Ingka Dortisari Mulik
Sri Zaskia Marzuki
Martina Dewi Mariani Mujur
Merlyn Taroci Bani
Sri Awalia Yuratna Alya Ningsih
Debi Debriana Bani
Elisabeth Depasi Lorok
Imelda Tiara Daud
Editor:
- Rintho R. Rerung
ISBN: 978-623-512-915-0
Terbit: 28 February 2026
Ukuran: B5 (18,2 x 25,7 cm)
Versi Cetak: Tidak Tersedia
Versi Digital: Tersedia
Buku “Panduan Guru PAUD: Sumber Belajar Berbasis Lingkungan dan Budaya Lokal” membahas secara mendalam bagaimana peran keluarga dan lingkungan rumah menjadi dasar utama dalam proses pendidikan anak usia dini. Berangkat dari pandangan bahwa keluarga merupakan tempat belajar pertama bagi anak, buku ini menegaskan bahwa berbagai aktivitas sehari-hari di rumah seperti berinteraksi, bermain, membantu pekerjaan rumah, berkebun, hingga berbagi tugas antaranggota keluarga dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Melalui kegiatan-kegiatan sederhana tersebut, anak memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan kontekstual, yang berkontribusi pada pengembangan aspek kognitif, sosial, emosional, moral, serta keterampilan hidup. Pembelajaran yang berlangsung di rumah tidak bersifat formal, tetapi terjadi secara alami melalui interaksi dan permainan yang melibatkan rasa ingin tahu serta eksplorasi anak terhadap lingkungannya. Buku ini juga menyoroti pentingnya kerja sama antara orang tua dan guru dalam membangun kesinambungan pembelajaran antara rumah dan sekolah. Pemahaman guru terhadap latar belakang budaya, nilai, dan kebiasaan keluarga anak sangat diperlukan agar pendekatan pembelajaran di PAUD dapat selaras dengan pengalaman anak di rumah. Dengan demikian, pendidikan yang diberikan akan lebih bermakna, holistik, serta berakar pada budaya lokal dan kehidupan nyata anak. Selain memberikan panduan praktis bagi orang tua, buku ini juga menawarkan wawasan bagi guru, pemerhati pendidikan, dan pembuat kebijakan mengenai pentingnya menjadikan keluarga sebagai mitra utama dalam mendukung tumbuh kembang anak. Melalui pemahaman bahwa rumah adalah ruang belajar pertama dan paling berpengaruh, buku ini mengajak pembaca untuk membangun sinergi pendidikan yang berkelanjutan antara keluarga dan lembaga pendidikan formal demi mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budayanya.