Penulis:
Dr. Alfina Baharuddin, SKM., M.Kes.
Ir. Annisa Junaid, ST., M.Kes.
Hardi, SKM., M.Kes.
Dr. Yuliati, ST., M.Kes.
Ella Andayanie, SKM., M.Kes.
ISBN: 978-634-310-128-4
Terbit: 30 September 2026
Ukuran: A5 Unesco (15,5 x 23 cm)
Versi Cetak: Tidak Tersedia
Versi Digital: Tersedia
Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, sementara pengendalian vektor nyamuk menjadi salah satu strategi utama dalam pencegahan penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue, malaria, chikungunya, dan filariasis. Buku Air Bersih dan Pengendalian Vektor Nyamuk mengupas secara komprehensif keterkaitan antara penyediaan air bersih, sanitasi lingkungan, dan pengendalian populasi nyamuk sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Pembahasan meliputi konsep dasar air bersih, sumber dan kualitas air, pengelolaan penyimpanan air rumah tangga, bioekologi nyamuk, faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangbiakannya, serta berbagai metode pengendalian vektor yang efektif, aman, dan ramah lingkungan. Buku ini juga menyajikan pendekatan pemberdayaan masyarakat, promosi kesehatan, serta kebijakan dan program pengendalian penyakit berbasis lingkungan di Indonesia. Selain membahas aspek teknis, buku ini mengintegrasikan perspektif kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan air bersih serta pengendalian vektor. Pembaca akan memperoleh pemahaman mengenai identifikasi faktor risiko, surveilans vektor, pengelolaan habitat perkembangbiakan nyamuk, pemanfaatan teknologi tepat guna, hingga penerapan konsep Integrated Vector Management (IVM) yang direkomendasikan secara global. Berbagai studi kasus, ilustrasi, dan praktik baik dari berbagai daerah di Indonesia turut disajikan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan solusi dalam pengendalian penyakit berbasis lingkungan. Dengan bahasa yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, sanitarian, peneliti, praktisi kesehatan lingkungan, serta pemangku kebijakan dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit melalui penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, dan pengendalian vektor nyamuk secara terpadu, berbasis bukti ilmiah, serta berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.